Halo, selamat malam para readers!
Yup, ini tengah malam. Sudah terlalu larut malam.
Sedangkan si mata enggan juga untuk istirahat. Rasa kantuk pun tak mau datang.
Iya, saya insomnia. Sudah beberapa hari di Bandung, kebiasaan buruk ini datang.
Nonton tv, malah membuat makin melek bukannya mau tidur.
Saya kira, insomnia 3 hari yang lalu itu gara-gara rajin minum kopi selama 3 hari juga.
Setiap hari tidur jam 2 pagi dan berlanjut sampai hari. Padahal udah stop minum kopi. Parah.
Ramadhan berakhir ya, kawan. Lebaran juga sudah datang, untung saja badan saya ga ikut 'lebaran'.
Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin:))
Ini bulan Agustus ya? Iya, lebaran kemarin jatuh di tanggal 8 Agustus 2013. Sehari sebelumnya, saya ulang tahun he he he penting ga? Penting aja ya, karena ulang tahun kan cuma setahun sekali.
Sweet nya, orang tua saya bikin tumpeng dan disimpan 'lilin mati lampu' diatas nya untuk ditiup.
Sedih nya itu, di sweet seventeen, teman-teman saya tidak bisa ikut merayakan karena jarak.
Tapi, mereka sudah mengucapakan lewat SMS dan twitter. Ditunggu saja kadonya :p
Masih ada seminggu lagi waktu saya di Bandung.
Mungkin masih banyak acara atau jadwal yang harus dipenuhi.
Semoga liburan saya ini ga membosankan ya.
Dan doakan agar saya cepat tidur he he he he
Sunday, August 11, 2013
Wednesday, July 31, 2013
Random
Tiba di penghujung bulan dan esok akan berganti.
Tapi, beberapa beban di pikiran tak pernah mau ganti.
Masih memperdebatkan hal yang sama, hati.
Sedikit berlebihan untuk membahas satu hal ini.
Tampang masih ingusan, mainannya sudah soal hati.
Tubuh masih berbalut seragam, otaknya sudah berkata lain.
Ujian sudah depan mata, akan datang dengan nyata.
Pikiran malah ke cinta, yang entah datang atau tidak.
Belum juga diakui negara, tapi omongan seperti yang berkepala dua.
Kelakuan anak zaman sekarang.
Lalu, aku anak zaman kapan? Zaman purba?
Apa mungkin memiliki kelakuan yang sama seperti yang lainnya?
Iya memang, kehadiranku belum diakui negara.
Tapi, kenapa otak ini terus saja berputar untuk membangun negeri tercinta?
Tercinta?
Apa yakin berpikir untuk negeri yang kamu cinta?
Bukan untuk orang yang katanya kamu cinta?
Bukan untuk orang yang katanya cinta kamu?
Yakin?
Kembali ke hati.
Si hati memang tak pernah selesai untuk dibahas.
Remaja yang selalu mempermasalahkan satu ini.
Aku pun remaja normal.
Cari kesenangan dengan mengawali dengan kata suka.
Suka yang katanya terpendam.
Suka yang katanya terbalas.
Suka yang katanya 'tidak lebih'.
Suka yang malah berlebihan.
Suka yang nekat.
Ya sudahlah, tak sepantasnya memikirkan ini.
Tapi, beberapa beban di pikiran tak pernah mau ganti.
Masih memperdebatkan hal yang sama, hati.
Sedikit berlebihan untuk membahas satu hal ini.
Tampang masih ingusan, mainannya sudah soal hati.
Tubuh masih berbalut seragam, otaknya sudah berkata lain.
Ujian sudah depan mata, akan datang dengan nyata.
Pikiran malah ke cinta, yang entah datang atau tidak.
Belum juga diakui negara, tapi omongan seperti yang berkepala dua.
Kelakuan anak zaman sekarang.
Lalu, aku anak zaman kapan? Zaman purba?
Apa mungkin memiliki kelakuan yang sama seperti yang lainnya?
Iya memang, kehadiranku belum diakui negara.
Tapi, kenapa otak ini terus saja berputar untuk membangun negeri tercinta?
Tercinta?
Apa yakin berpikir untuk negeri yang kamu cinta?
Bukan untuk orang yang katanya kamu cinta?
Bukan untuk orang yang katanya cinta kamu?
Yakin?
Kembali ke hati.
Si hati memang tak pernah selesai untuk dibahas.
Remaja yang selalu mempermasalahkan satu ini.
Aku pun remaja normal.
Cari kesenangan dengan mengawali dengan kata suka.
Suka yang katanya terpendam.
Suka yang katanya terbalas.
Suka yang katanya 'tidak lebih'.
Suka yang malah berlebihan.
Suka yang nekat.
Ya sudahlah, tak sepantasnya memikirkan ini.
Friday, July 12, 2013
Gombal-Gembel Part 4
Cowok : "Aku mau gombal"
Cewek : "Ya udah mulai nge-gombal"
Cowok : "Kenapa sih di luar angkasa itu hampa udara?"
Cewek : "Karena ga ada gravitasi, mungkin?"
Cowok : "Wah, oon nih. Anak IPA gadungan ya?"
Cewek : "Enak aja!!!" *gebukin pundak si cowok*
Cowok : "Aku kan mau gombal, masa dipukulin???"
Cewek : "Oh iya, maaf. Ulangi deh"
Cowok : "Aku ulangi yah. Kenapa sih di luar angkasa itu hampa udara?"
Cewek : "Ga tau, emang kenapa?"
Cowok : "Soalnya udara diatas sudah diserap sama hidung kamu! Huahahahaha" *kabur*
Cewek : "Anjir, lo jadi cowok gak niat" *emot sedih*
Cewek : "Ya udah mulai nge-gombal"
Cowok : "Kenapa sih di luar angkasa itu hampa udara?"
Cewek : "Karena ga ada gravitasi, mungkin?"
Cowok : "Wah, oon nih. Anak IPA gadungan ya?"
Cewek : "Enak aja!!!" *gebukin pundak si cowok*
Cowok : "Aku kan mau gombal, masa dipukulin???"
Cewek : "Oh iya, maaf. Ulangi deh"
Cowok : "Aku ulangi yah. Kenapa sih di luar angkasa itu hampa udara?"
Cewek : "Ga tau, emang kenapa?"
Cowok : "Soalnya udara diatas sudah diserap sama hidung kamu! Huahahahaha" *kabur*
Cewek : "Anjir, lo jadi cowok gak niat" *emot sedih*
Subscribe to:
Posts (Atom)