Sepulang sekolah. Anya, wajah gadis berumur 13 tahun itu sangat kusut, karena pada waktu yang bersamaan dia harus bertemu dengan lima orang yang tidak disukainya. Anya dan temannya menyebut mereka dengan Syaiton Five, katanya sih nurutin Jackson Five. Anak itu langsung menulis kekesalannya di buku berwarna oranye cerah.
12 Desember 2009
Diary sayang, sekarang aku pengen ngelampiasin kekesalan aku sama kamu. Jangan marah ya….
Si Rambut Helm a.k.a Syaiton 1(Cewek.) .
Cerita si Helm. Dia orang yang paling gilaa buat aku dan semua temanku.
Dia suka sama teman aku namanya Udie , Dia udah punya pacar. Nah, pacarnya itu sekelas sama si Helm, namanya Nayla. Engga sebulan, teman aku itu putus sama pacarnya. Katanya dia yang mutusin, cause dia ga mau pacaran dulu.
Terus, ternyata cerita yang sebenarnya bukan gitu. Si Nayla mutusin, karena dia tau si Helm suka sama si Udie. Biar ga ‘emte’ gitu alias makan temen. Tapi, si Helm malah ngehina si Nayla coba di status facebooknya. Sampai si Nayla nangis dan ibunya tau kalau anaknya dihina kaya gitu. Kurang baik apa si Nayla?? Aduh, sorry aku esmosi nih
Lanjut, beberapa bulan setelah putus. Si Helm jadi deket sama si Udie. Pulangnya bareng, tukeran tas, sering nyamper ke kelas aku, and manymore. Yaa ga apa apa lah. PDKT kali. Tapi , pagi-pagi pas lagi sholawatan. Ada seorang teman aku memberi tau kabar buruk. Si Helm bilang ke si Dona, kalau aku dan keempat sohib saya nyamperin dia buat bilang ‘jauhin si Udie’. Nah, si Dona itu bilang ke teman aku itu buat nanyain bener atau engganya. Whaaat?? Hello? Say hai aja ga pernah ama dia ! (Aku sih pernah..) Apalagi buat ngobrol en ngomong gitu sama dia ! uuuueek xp. Maksudnya tuh apa? Kita jadi dituduh kaya gitu? Adu domba, gitu?.
Hari Kamis, pas jam istirahat. Handphone Udie ada ditangan Indra, sahabatnya. Dia ngotak-ngatik handphone itu. Iseng-iseng dia ngebaca SMS, dilihat da banyak SMS dari Helm. Dan kamu tau ga apa isi dari SMS itu ???? Mereka ngomongin, yang seharusnya belum boleh jadi topik pembicaraan anak sekolah !!! Pokoknya gila lah, meskipun maksudnya bercanda tapi kan freak aja gitu buat jadi buah bibir mah .. Hiiy, masa cewek kaya gitu sih? Menghancurkan reputasi wanita. Hahahaha :D
Si Buntet Dari Gua Hantu (Bukan aku lho yang bilang.) a.k.a Syaiton 2 (Cewek. lagi).
Kisah si Buntet. Si Mimi yang paling ga suka ama anak ini, aku sih biasa aja tapi ada sedikit yang ngeganjel lah.
Nih anak emang pinter, tapi sama kelakuannya, aku rada gimanaaa gitu. Menurut riset yang membuktikan, ini anak rada ‘gatel’ sama cowok. Dia ngeduain Kodit, kakak aku, ckck. Nah, selingkuhannya (Katanya mah dijodohin.) tuh satu sekolah sama Kodit, seangkatan lagi. Si Kodit tau kalo dia kaya gitu, ahirnyaa Kodit mutusin. Ckckck. Si Kodit merasa bersalah coba sama dia, harusnyaa dia dong, kak! Cerita apa lagi ya? Aku lupa ceritanya. Hehe.
Oh iya, si Mimi ga suka sama ni anak, gara-gara dia pernah jadian sama cowok idamannya. Ya ampuunn. Dikit banget tentang si Buntet?? Ah, aku mah ga terlalu sebel sih ke dia.
Syaiton 3 (Cewek juga, sebutannya apa ya? Hehe.)
Yang ga suka sama cewek ini cuman Ayu, dikarenakan cewek ini juga suka sama pangeran kodoknya Ayu (Tapi katanya si pangeran juga suka ke si Ayu.).
Ah, segini aja cerita si cewek mah, aku kurang deket en biasa aja ke dia
Lee Min Ho Gendut a.k.a Syaiton 4 (Lagi-lagi cewek.)
Ini orang paling aku ga suka xp
Kenapa aku ga suka sama dia? Karena dia jadian sama mantan aku, beberepa hari setelah aku putus, ditambah lagi aku jadian sama si mantan gara-gara dicomblangin sama ni anak !!! grrrrr
Dia disebut Lee Min Ho. Yep! Mukanya mirip sama pemeran Goo Jon Pyo itu. Okeh, dia emang lebih dari aku. Lebih cantik, lebih imut, dan lebih ‘gede’ daripada sayah !!!! wkwkwkwk.
Tidak lupa, dia adalah perempuan ter-watado alias wajah tanpa dosa. Ada sih temen aku yang lebih watado, tapi yang ini parah daripada temen aku itu. Dia pernah ngajak senyum, apa dia ga tau ya, kalo aku tau dia jadian sama mantan aku? Ekekekekekekek. Gila!!!
Playboy Mata Empat a.k.a Syaiton 5 (Yang pasti cowok.)
Penjahat wanita berkacamata, meskipun dia hitam tapi punya tampang cool.
Ini cowok idamannya Mimi. Cowok ini playboy banget!, cewek yang disukainya dimana-mana! Ckckck. Termasuk temen aku, Ninis. Si PB (baca: playboy) ini, pernah ngajak SMSan si Ninis. Kata Ninis, gaya bahasanya gila terus pernah pake ‘sayang’ segala. Ini anak dua pernah berantem, si NInis nyuruh ngehapus namanya dikontak si PB, tapi tu cowok keukeuh ga mau. Wkwkwkwk. Makan tu PB ! :D
Jadi ajah, si Ninis jadi geuleuh sama satu anak ini. Tapi lain lagi dengan Mimi, dia tetap bertahan menyukai si kacamata ini. Mimi juga sempat SMSan sama PB, gara-gara menyukai group band yang sama. Ckckckck. Itulah cinta, tidak pandang bulu……
Anya melihat jam dindingnya yang berwarna peach, jarum jam itu menunujukan pukul 3 tepat. Dia langsung mengambil handuk dan bergegas untuk mandi, karena dia harus mengikuti les Bahasa Jepangnya. Anya pergi mandi dan dia lupa akan menutup diary pemberian kakaknya, Kodit. Itulah kebiasaan Anya setelah merasa kesal.
Tuesday, December 15, 2009
Saturday, November 28, 2009
Si Gadis dan Nenek Peot Batok
seorang gadis sedang menunggu datangnya seorang yang baik hati, yang akan mengantarnya ke studio bioskop, dan menyaksikan New Moon bersama. tapi apa daya, gadis itu hanya menunggu dan menunggu .
dia merenung, siapa yang akan tulus mengantarnya ke tempat itu. Tak ada satupun, sang gadis sedih.
Dia pun berkata .
"Ya Tuhan, kemanakah teman temanku ini? Apakah mereka masih hidup? Tak ada satupun, yang setuju."
dan ternyata gadis itu memang dicampakkan.. tak ada eank pduli,, kecuali seorang gadis cantik bernama alya eank senantiasa membaledognya....
disaat gadis itu termenung di kursi yg sudah rapuh tiba tiba ada suatu benda yang tepat mendarat di kepalanya.
BELEDAAAAAAG, JEELEGEER, GUBRAAAK, BRAAK, BRUUK !!
"Eh, eta saha nu ngabaledog urang make parabotan? cabok gera!"
celingak celinguk .
tak ada siapa siapa, sang gadis yakin bahwa yg membaledognya itu adalah nenek peot batok yg jahat dan jail.
nenek peot batok sangat lincah dan pintar tapi sayangnya dibalik semuanya itu dia memilikh suatu kekurangan yang mengerikan.
hay,, naon kekurangana???
dia mempunyai rambut seperti batok kelapa dan tak pernah dikeramas sejak 2 tahun yg lalu, dia selalu kentut dimana saja.
Pantas saja dia tak punya teman, kentutnya aja bau jengkol. Jadi pantas saja dia jail untuk mencari perhatian orang sekitar . sang nenek membaca mantra agar si gadis tidak jadi pergi ke bioskop "Belekok, borokokok, ada ayam lagi nagok, tiba-tiba dicabok, dicaboknya ngorok. Sing si gadis te jadi ka bioskop, sing te jadi, sing te jadi !"
Hujan mengguyur.
"yah, gajadi deh nontonya .."
dikejauhan ..
"yeee. si gadis gajadi nontonnn !"
( ceritaa ga jelas, ga dibaca juga gapapa )
by : alya bersaudara .
dia merenung, siapa yang akan tulus mengantarnya ke tempat itu. Tak ada satupun, sang gadis sedih.
Dia pun berkata .
"Ya Tuhan, kemanakah teman temanku ini? Apakah mereka masih hidup? Tak ada satupun, yang setuju."
dan ternyata gadis itu memang dicampakkan.. tak ada eank pduli,, kecuali seorang gadis cantik bernama alya eank senantiasa membaledognya....
disaat gadis itu termenung di kursi yg sudah rapuh tiba tiba ada suatu benda yang tepat mendarat di kepalanya.
BELEDAAAAAAG, JEELEGEER, GUBRAAAK, BRAAK, BRUUK !!
"Eh, eta saha nu ngabaledog urang make parabotan? cabok gera!"
celingak celinguk .
tak ada siapa siapa, sang gadis yakin bahwa yg membaledognya itu adalah nenek peot batok yg jahat dan jail.
nenek peot batok sangat lincah dan pintar tapi sayangnya dibalik semuanya itu dia memilikh suatu kekurangan yang mengerikan.
hay,, naon kekurangana???
dia mempunyai rambut seperti batok kelapa dan tak pernah dikeramas sejak 2 tahun yg lalu, dia selalu kentut dimana saja.
Pantas saja dia tak punya teman, kentutnya aja bau jengkol. Jadi pantas saja dia jail untuk mencari perhatian orang sekitar . sang nenek membaca mantra agar si gadis tidak jadi pergi ke bioskop "Belekok, borokokok, ada ayam lagi nagok, tiba-tiba dicabok, dicaboknya ngorok. Sing si gadis te jadi ka bioskop, sing te jadi, sing te jadi !"
Hujan mengguyur.
"yah, gajadi deh nontonya .."
dikejauhan ..
"yeee. si gadis gajadi nontonnn !"
( ceritaa ga jelas, ga dibaca juga gapapa )
by : alya bersaudara .
Thursday, November 19, 2009
Persahabatan Dudung dan Maman (versi anak SD)
Hari Minggu yang cerah. Maman memboseh sepedanya menuju rumah Dudung.
“Dudung, main yuk!.”
“Eh, Maman. Mau main apa sekarang? Semangat sekali kau hari ini.” Kata Maman sambil mengeluarkan sepatu kotornya.
“Main sepak bola saja, mumpung hari ini cerah. Aku pun sudah mengajak teman yang lainnya.”
“Okelah. Tapi bantu aku membersihkan sepatuku dulu ya? Sudah selesai nanti, baru saja kita main sepak bola.” Maman mengangguk dan segera masuk ke halaman rumah Maman.
Di lapangan. Dudung dan Maman asyik bermain bola. Terik matahari semakin panas, semangat mereka belum juga luntur. Meskipun keringat telah bercucuran mereka tetap saja menikmati permainan. Tiba-tiba Dudung tersandung dan lututnya terluka. Permainan dihentikan, semua beristirahat. Dudung duduk di pinggir lapangan, Maman pun menghampiri temannya itu.
“Tidak apa-apa kau?.”
“Tidak. Hanya luka kecil.”
“Mana kulihat. Ya ampun, cepat bersihkan dengan air! Nanti bisa infeksi, tahu! Ayo cepat, nanti kubelikan hansaplash.”
“Iya iya. Baiklah.”
Dudung mencari keran air untuk membersihkan lukanya. Maman memberinya hansaplash berwarna biru.
“Darimana kau tahu, aku suka warna biru?.”
“Ada deh, mau tahu saja kamu. Hehehe. Kamu kan selalu menggunakan baju berwarna biru, jadi kukira kau menyukai warna biru. Tapi benar kan tebakanku?.”
“Bisa saja kamu, Man. Pulang yuk?” Mereka pun pulang. Maman mengantarkan Dudung pulang kerumahnya. Dudung berterima kasih kepada Maman karena dia telah menolongnya dan mengantarkan pulang.
“Sama-sama. Sesama manusia harus saling menolong, apalagi kita kan sahabat. Iya kan ?.”
cerita buat tugas adik tercinta (hueeek)
“Dudung, main yuk!.”
“Eh, Maman. Mau main apa sekarang? Semangat sekali kau hari ini.” Kata Maman sambil mengeluarkan sepatu kotornya.
“Main sepak bola saja, mumpung hari ini cerah. Aku pun sudah mengajak teman yang lainnya.”
“Okelah. Tapi bantu aku membersihkan sepatuku dulu ya? Sudah selesai nanti, baru saja kita main sepak bola.” Maman mengangguk dan segera masuk ke halaman rumah Maman.
Di lapangan. Dudung dan Maman asyik bermain bola. Terik matahari semakin panas, semangat mereka belum juga luntur. Meskipun keringat telah bercucuran mereka tetap saja menikmati permainan. Tiba-tiba Dudung tersandung dan lututnya terluka. Permainan dihentikan, semua beristirahat. Dudung duduk di pinggir lapangan, Maman pun menghampiri temannya itu.
“Tidak apa-apa kau?.”
“Tidak. Hanya luka kecil.”
“Mana kulihat. Ya ampun, cepat bersihkan dengan air! Nanti bisa infeksi, tahu! Ayo cepat, nanti kubelikan hansaplash.”
“Iya iya. Baiklah.”
Dudung mencari keran air untuk membersihkan lukanya. Maman memberinya hansaplash berwarna biru.
“Darimana kau tahu, aku suka warna biru?.”
“Ada deh, mau tahu saja kamu. Hehehe. Kamu kan selalu menggunakan baju berwarna biru, jadi kukira kau menyukai warna biru. Tapi benar kan tebakanku?.”
“Bisa saja kamu, Man. Pulang yuk?” Mereka pun pulang. Maman mengantarkan Dudung pulang kerumahnya. Dudung berterima kasih kepada Maman karena dia telah menolongnya dan mengantarkan pulang.
“Sama-sama. Sesama manusia harus saling menolong, apalagi kita kan sahabat. Iya kan ?.”
cerita buat tugas adik tercinta (hueeek)
Subscribe to:
Posts (Atom)